Pengemis dan Mangkoknya

  • 0

Pengemis dan Mangkoknya

pengemis dan mangkoknya

Kita sering tidak menyadari, bahwa harta yg paling berharga terkadang sudah ada dalam genggaman kita. Namun tanpa kita sadari, kita tidak menghiraukannya…

Seorang pengemis duduk di tepi jalanan ramai memegang sebuah mangkok usang. Wajahnya pucat menggigil di sebelah anak semata wayangnya. Karena lapar dan tak kuat menahan dingin, maka pengemis itu pun mati kedinginan dan kelaparan.

Sakin begitu miskin papa nya pengemis itu, sampai ia tak mewariskan apapun, hanya mangkok usang yang dipakainya menadah uang, adalah harta warisan satu satunya. Sang anak yang masih kecil hanya bisa menggunakan mangkok itu pun untuk mengemis.

Sampai saat ia usia remaja, ia memperhatikan orang berpakaian rapi, makan enak, dan ada seraut senyum bahagia di wajah mereka. Hatinya sungguh ingin hidup seperti mereka. Seolah Tuhan sedang sangat memperhatikan dirinya, tiba tiba ada seseorang yang menepuk pundaknya.

“Bolehkah kulihat mangkokmu?” Tanyanya sopan.

Sang anak pengemis itu mengulurkan mangkoknya.

Dalam benaknya terlintas pikiran polos, akan ada recehan segera dilempar ke dalam mangkoknya.

“Bolehkah kubeli mangkokmu 50 yuan?”

Pengemis itu terkejut dan tak bisa berkata apa apa. Seumur hidupnya yg diterima hanya setengah sen, hingga 10 sen sehari. Ia pun mengangguk gembira. Mangkoknya pun ditukar dgn 50 yuan. Dibelinya pakaian dan makanan, ia pun merasa layak melamar pekerjaan sebagai penjaga anjing atau penyiram pohon jeruk di kebun.

Seminggu kemudian, saat ia sedang menyiram pohon bersama pekerja lain di kebun, ia mendengar ramai orang bercerita, bahwa telah ditemukan harta peninggalan Kaisar dinasti Ming yg sangat dicari. Konon harga harta peninggalan itu, bernilai jutaan. Ia pun penasaran, ikut ikutan melihat surat kabar. Serta merta lemaslah ia melihat foto benda tersebut, yg tak lain dan tak bukan adalah mangkok peninggalan mendiang ayahnya..!!!

Hikmah yg bisa kita petik dari cerita di atas adalah… kita sering tidak menyadari, bahwa harta yg paling berharga yg mengantarkan kita pada kesuksesan dan kejayaan, terkadang sudahlah ada dalam genggaman kita. Namun dengan tanpa kita sadari, kita tidak menghiraukannya. Dan kita anggap itu hal yg tidak berguna.

Diceritakan kembali dengan versi saya.
-Liz


Leave a Reply

Archives

Categories