Ujian TOJFL Bahasa Jawa

  • 0
honocoroko

Ujian TOJFL Bahasa Jawa

Category : Share

Jawablah pertanyaan dibawah ini 😅

*_Ujian TOJFL Bahasa Jawa_*

*TOJFL*
*_(Test of Javanese as Foreign Language)_*

*1) Jatuh tersandung akar pohon yang melilit di tanah saat berjalan :*
a. Kebelet
b. Kepater
c. Kepaduk
d. Kesrimpet

*2) Jatuh krn kaki masuk ke sela2 lantai yg terbuat dari bambu saat berjalan di rumah panggung :*
a. Keblusuk
b. Keblasak
c. Nyelempit
d. Kecemplung

*3) Saat berjalan, tdk melihat ada anak tangga di depan, shg hilang keseimbangan langkah kemudian terjatuh:*
a. Kesrimpung
b. Kejolak
c. Kesandung
d. Keblasak

*4) Tukang beras sedang ngangkut beras, lalu ada lubang kecil di ujung karung, maka jatuhnya beras dari karung disebut:*
a. Mbrobol
b. Mrucut
c. Mancur
d. Ngicrit

*5) Saat menyebetang sungai yg dihubungkan oleh dua batang bambu, lalu di tengah2 kehilangan keseimbangan, dan jatuh ke sungai:*
a. Gentawil
b. Genteyoran
c. Krungkeb
d. Kepengkok

*6) Kiper menahan bola jatuh, dan ditahan dg kedudukan tangan yang salah lantas terkilir, disebut:*
a. Kepengkok
b. Krungkeb
c. Kepluntir
d. Kecethit

*7) Anak kecil jalan di pinggir kolam, lalu ada hantu lewat, krn kaget dia jatuh ke kolam, disebut :*
a. Mlipir
b. Kecemplung
c. Mrosot
d. Kepater

*8) Saat memanjat pohon, lalu jatuh, tapi masih sempat megang dahan2 sblm jatuh ke tanah, disebut :”
a. Gentawil
b. Lungkrah
c. Mbrasak
d. Nungsep

*9) Di saku ada kelereng. Ternyata sakunya lubang, kelereng jatuh satu persatu sampai habis, jatuhnya kelereng disebut :*
a. Ketlingsut
b. Mbrobol
c. Mrucut
d. Merat

*10) Berjalan di pematang sawah, tiba2 didorong oleh teman, sampai terjatuh ke dalam sawah, disebut :*
a. Ngrobyok
b. Krungkeb
c. Nyungsep
d. Ndlosor

*11) Jika Anda pusing menjawab, maka disebut :
a. Puyeng
b. Ngelu
c. Nggliyeng
d. Uyeng-uyeng

*12) Cairan dengan ‘kekentalan’ _viscositas_ sedang, keluar melalui suatu lubang dengan tekanan dan volume kecil disebut :*
a. ngecrit
b. ngecrut
c. ngecrot
d. Mancur

*13) Ketika berjalan dijalan yg licin, kemudian terpeleset dan jatuh kebelakang, disebut:*
a. nggeblag
b. mblenthang
c. nyungsep
d. Mlumah

*14) Suatu benda yg terdiri dari kesatuan benda kecil-kecil, yang terlepas satu persatu bagian-bagiannya karena kehilangan sifat kohesi. Langkah tersebut dinamakan:*
a. mrithili
b. mrotholi
c. mbrodholi
d. nggregeli

*15) Meminum suatu cairan langsung dari tempat aslinya tanpa menyentuhkan mulut ke tempatnya:*
a. ngokop
b. nyruput
c. nyerot
d. Nyedot

*16) Membuka paksa suatu lubang sempit yg lentur dgn menggunakan ibu jari kanan dan kiri :*
a. ngrogoh
b. nyuthik
c. njembeng
d. nyethot

*17) Nyethot (A) vs njiwit (B), hubungan kadar rasa sakitnya adalah :
a. A>B
b. A<B
c. A=B
d. semua jawaban benar

*18) Mak jeganggik :*
a. Tiba-tiba
b. Kaget
c. Mustahil
d. Tanggung

*19) Bau yang kurang enak disebut:*
a. Prengus
b. Kecing
c. Penguk
d. Ting klenyit

*20) Berantakan :*
a. Ting klenyit
b. Mblader
c. Ting penthalit
d. Ting klejing

*21) Gelas berada dipinggir meja hampir jatuh disebut :*
a. Gedhawel
b. Gayutan
c. Mingklik – mingklik
d. Delosor

*Selamat mengerjakan …!!!*

 

 

Ada satu lagi cerita menarik untuk disimak, yaitu tentang kegiatan parenting yang penting!
*KAJIAN PARENTING*
By: *Ibu Elly Risman*
(Senior Psikolog dan Konsultan, UI)

Kita tidak pernah tahu, anak kita akan terlempar ke bagian bumi Allah yang mana nanti, maka izinkanlah dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri.

Jangan memainkan semua peran,
_ya jadi ibu,_
_ya jadi koki,_
_ya jadi tukang cuci._

_ya jadi ayah,_
_ya jadi supir,_
_ya jadi tukang ledeng,_

Anda bukan anggota tim SAR!
Anak anda tidak dalam keadaan bahaya.
Tidak ada sinyal S.O.S!
Jangan selalu memaksa untuk membantu dan memperbaiki semuanya!

>>Anak mengeluh karena mainan puzzlenya tidak bisa nyambung menjadi satu, *”Sini…Ayah bantu!”*.

>>Tutup botol minum sedikit susah dibuka, *”Sini…Mama saja!”*.

>>Tali sepatu sulit diikat, *”Sini…Ayah ikatkan!”*.

>>Kecipratan sedikit minyak, *”Sudah sini, Mama aja yang masak!”*.

_Kapan anaknya bisa?_

Kalau bala bantuan muncul tanpa adanya bencana, *Apa yang terjadi ketika bencana benar2 datang?*

*Berikan anak-anak kesempatan untuk menemukan solusi mereka sendiri.*

Kemampuan menangani stress,
menyelesaikan masalah,
dan mencari solusi,
merupakan keterampilan/skill yang wajib dimiliki.

Dan skill ini harus dilatih untuk bisa terampil.
Skill ini tidak akan muncul begitu saja hanya dengan simsalabim.

Kemampuan menyelesaikan masalah dan bertahan dalam kesulitan tanpa menyerah, bisa berdampak sampai puluhan tahun ke depan.

Bukan saja bisa membuat seseorang lulus sekolah tinggi,
tapi juga lulus melewati ujian badai pernikahan dan kehidupannya kelak.

Tampaknya sepele sekarang.
Secara apalah salahnya kita bantu anak?

Tapi jika anda segera bergegas menyelamatkannya dari segala kesulitan, dia akan menjadi ringkih dan mudah layu.

_Sakit sedikit, mengeluh._
_Berantem sedikit, minta cerai._
_Masalah sedikit, jadi gila._

Jika anda menghabiskan banyak waktu, perhatian, dan uang untuk IQ nya, maka habiskan pula hal yang sama untuk *AQ* nya.

*AQ?*
_Apa itu?_
*ADVERSITY QUOTIENT*

Menurut Paul G. Stoltz,
*AQ* _adalah kecerdasan menghadapi kesulitan atau hambatan dan kemampuan bertahan dalam berbagai kesulitan hidup dan tantangan yang dialami._

Bukankah kecerdasan ini lebih penting daripada IQ, untuk menghadapi masalah sehari-hari?

Perasaan mampu melewati ujian itu luar biasa nikmatnya. Bisa menyelesaikan masalah, mulai dari hal yang sederhana sampai yang sulit, membuat diri semakin percaya bahwa meminta tolong hanya dilakukan ketika kita benar-benar tidak sanggup lagi.

So, izinkanlah anak anda melewati kesulitan hidup!

Tidak masalah anak mengalami sedikit luka, sedikit menangis, sedikit kecewa, sedikit telat, dan sedikit kehujanan.

Tahan lidah, tangan dan hati dari memberikan bantuan. Ajari mereka menangani frustrasi.

Kalau anda selalu jadi ibu peri atau guardian angel, *Apa yang terjadi, jika anda tidak bernafas lagi esok hari?*
Bisa-bisa anak anda ikut mati.

Sulit memang untuk tidak mengintervensi, ketika melihat anak sendiri susah, sakit dan sedih.

Apalagi menjadi orangtua, insting pertama adalah melindungi. Jadi melatih AQ ini adalah ujian kita sendiri juga sebagai orangtua.

Tapi sadarilah, hidup tidaklah mudah, masalah akan selalu ada. Dan mereka harus bisa bertahan. Melewati hujan, badai, dan kesulitan, yang kadang tidak bisa dihindari.

Selamat merenung..💭

Barakallah..💖


Leave a Reply

Archives

Categories